PC JRA TEAM KANDAYAS KUBU RAYA RIHLAH RUQMAS DI MADU SARI

[KUBU RAYA -  SUNGAI RAYA] Pengurus Cabang Jamiyyah Ruqyah Aswaja Nahdlatul Ulama [PC JRA-NU] Team Kandayas Kubu Raya, Rihlah Ruqyah Massal Kedua di Masjid Aljinan Parit Bunga Baru Desa Madu Sari Sungai Raya Kubu Raya. Ahad, 07/03/2021.


Kali ini Team Kandayas JRA NU Kubu Raya, diikuti 19 Praktisi dan beberapa Perwakilan Pengurus Wilayah Jam'iyyah Ruqyah Aswaja Kalimantan Barat Gus Suhadi Al-Mubarok selaku Wakil ketua, dan Gus Junaidy Koordinator Bidang Devisi Ruqyah. Serta KH. Abdussomad,M.Pd Ketua JRA Team Kandayas beserta Jajarannya.


Abdussomad selaku Ketau Jam'iyyah Ruqyah Aswaja Team Kandayas Kubu Raya, dalam memimpin kegiatan tersebut, mengajak jamaah para Marqy - Marqiyah (pasien) agar bertawassul terlebih dahulu kepada Kanjeng Nabi Muhammad Shollallahu alaihi wasallam, para Auliya dan Muassis Nahdlatul Ulama dengan dilanjutkan pembacaan Rotibul Haddad oleh Ustad Jamil hingga selesai.


"Gus Hadi Al-Mubarok memaparkan bahwa Ruqyah adalah bacaan ayat ayat Allah yang khusus dibacakan untuk mengharap Kesembuhan semata kepada Allah Subhanahu Wataala, berbeda halnya dengan zikir sebagai bacaan wirid untuk menenangkan hati. Dan sebagai langkah upaya ikhtiar kita harus fokus yakni meyakini bahwa Alquran adalah Obat yang utama dan paling utama bagi mahkluk yang sakit. Jelas Allah turun Alqur'an sebagai Obat  yakni termaktub dalam Surat Al -Israa :82

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ

Artinya: "Dan Kami turunkan dari Al-Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman." Terang Gus Hadi.


Sedangkan didalam tubuh kita ada segumpal daging yaitu hati, dimana hatilah tempat pusat dimana baik dan buruknya kebiasaan kita. Apabila didalam segumpal daging itu ada keburukan sifat seperti jengkel, dengki, dendam, iri dan sombong. Namun Ruqyah juga bisa mengobati penyakit-penyakit medis  dan apalagi non medis. Meskipun sebagian masyarakat mengaitkan Ruqyah selalu dengan Gangguan Jin semata. Tuturnya


Pada Kesempatan Ruqyah Massal ini diikuti sekitar puluhan Pasien, ada juga mantan Kepala Desa Madusari, Ibu Nyai Pondok Pesantren, Ketua Ranting Muslimat NU Madu Sari, Mantan Ibu PKK Madu Sari, Anggota KPU Provinsi dan Anggota Relawan PKH dan santriwan santriwari Darul Khoirot Madu Sari. 


Pewarta/Firman

Komentar

  1. Semoga kita semua diberi kesehatan dalam mendakwahkan Al-Qur'an sebagai Syifa'. Amin

    BalasHapus

Posting Komentar